Aryati Artist Talk

On 17 March 2022 the casts and crew of Aryati sat down together with Azhari from Soy&Zine to discuss the whole process of making Aryati. From the birth of the idea, turning it into script, composing the music, to the execution of the theatre piece.

Sumsuman Aryati

Dalam tulisan ini, Umi Maisaroh, kontributor Soy&Zine dan penulis naskah sekaligus pemeran dalam teater Aryati merefleksikan akhir dari proyek Aryati (untuk sementara ini). - Editor

Sumsuman Aryati (English)

Umi Maisaroh, contributor to Soy&Zine and scriptwriter and actor in Aryati theatre piece, reflected on the end of the project Aryati (for now). -Editor

NERAKA / NIRWANA

.ugb-4a0dd34 .ugb-header__subtitle{font-size:42px !important}.ugb-4a0dd34.ugb-header{background-image:url(https://soyandzine.soydivision.berlin/wp-content/uploads/2022/04/square-IMG_6963.mp4)}.ugb-4a0dd34.ugb-header:before{opacity:0.5}

NERAKA / NIRWANA

Casting Lights and Shadows upon Kiamat

We spoke with Berlin-based transmedia artist Thais Nepomuceno to understand her process of bringing the visual aspect of the theatre-musical Kiamat to life.

Read

Manufacturing Kiamat

La Gran Drama-Tisch

In the summer of 2021 Soydivision Berlin became part of La Gran Drama-Tisch, where three collectives (LaLoVe´s Kitchen, Nowhere Kitchen & Soy Division) created a culinary-themed ritual drama to be staged in the carless streets of Schillerkiez. In meshing all their ingredients – dance movement, live spoken word, theatrical performances, concrete music/installation and a three course meal – into an improvised/structured dramaturgical recipe, they produce a kaleidoscopical moving fiesta, transforming the hood into a shared urban fantasy of a timeless, plug-and-play, pancultural village. read more

Manufacturing Kiamat

Before presenting the performance in front of the audience in Rumah Budaya Indonesia, the people behind Kiamat Musical had gathered a couple of times in Rabih Beaini’s studio. There, the idea of Kiamat gradually turned into sonic entity through a kaleidoscope of planning, exploring, experimenting and happy accidents.

Take a look at some of the images that capture the creation of Kiamat.

Ayat-Ayat Kiamat

.ugb-a7f320a-wrapper.ugb-container__wrapper{background-color:#da1a97 !important}.ugb-a7f320a-wrapper.ugb-container__wrapper:before{background-color:#da1a97 !important}.ugb-a7f320a p,.ugb-a7f320a li,.ugb-a7f320a label,.ugb-a7f320a table{color:#111}.ugb-a7f320a a,.ugb-a7f320a a:visited,.ugb-a7f320a a:focus{color:#111}.ugb-a7f320a-content-wrapper > h1,.ugb-a7f320a-content-wrapper > h2,.ugb-a7f320a-content-wrapper > h3,.ugb-a7f320a-content-wrapper > h4,.ugb-a7f320a-content-wrapper > h5,.ugb-a7f320a-content-wrapper > h6{color:#ffffff}.ugb-a7f320a-content-wrapper > p,.ugb-a7f320a-content-wrapper > ol li,.ugb-a7f320a-content-wrapper > ul li{color:#111}

Kukatakan padamu sabda batu pada api yang menjadikannya neraka. Juga air pada muara yang membawakan surga. Bahwa ini tidak sekedar mantra. Ini adalah sumpah dari mulut pendusta.

Dia tidak datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba. Dan tidak satu pun darimu akan mendapat pertolongan. Meskipun hartamu sebanyak bumi ditambah sebanyak itu lagi.
Pada hari itu jantung telah sampai kerongkongan. Teriakan kehilangan suara. Sungai kehilangan muara. Gunung-gunung digerus selebur-leburnya. Hingga jadilah dia serbuk yang bertaburan.

Ketika bumi menjadi terang-benderang dengan cahaya. Maka sesungguhnya tidak satu pun dari mereka akan lari dari kebenaran. Tidak juga saudaramu yang laki-laki. Tidak juga saudaramu yang perempuan. Tidak juga saudaramu yang muda. Tidak juga saudaramu yang tua. Tidak juga saudaramu yang dekat. Tidak juga saudaramu yang jauh. Tetapi kebanyakan manusia hanya berebut kebenaran. read more

Casting Lights and Shadows upon Kiamat

We spoke with Berlin-based transmedia artist Thais Nepomuceno to understand her process of bringing the visual aspect of the theatre-musical Kiamat to life.